Logo
Print this page

Jembatan Gantung Keutapang Aree Rusak Parah

MEMPRIHATINKAN-Jembatan Gantung di Kawasan Gampong Keutapang Aree rusak parah dan memprihatinkan, sering menelan korban kecebur ke sungai, kebanyakan anak sekolah MEMPRIHATINKAN-Jembatan Gantung di Kawasan Gampong Keutapang Aree rusak parah dan memprihatinkan, sering menelan korban kecebur ke sungai, kebanyakan anak sekolah

Sigli-andalas Jembatan gantung yang menghubungkan  Desa Pante Garot, Kecamatan Indrajaya dan Gampong Keutapang Are, Kecamatan Delima, sudah sekian lama berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Sejauh iti, belum ada perhatian serius dari pemerintah daerah setempat meski sejumlah anak sekolah sempat kecebur ke sungai.

Sejumlah warga Gampong Keutapang Aree Garot kepada andalas, Ahad sore kemarin mengatakan, jembatan gantung tersebut sudah lama rusak parah dan sudah pernah dilakukan rehabilitasi ringan oleh warga disini, karena dari jembatan rusak sering dilalui anak sekolah tentu sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa.

Disebutkan warga desa setempat jika lantai jembatan gantung yang dibuat dari papan sudah dimakan usia dan mudah patah bercopotan dari "labang" (Red-Indonesia:Paku).

Dituturkan warga, sudah banyak pengguna jembatan gantung tersebut terperosok dan kecebur ke sungai Krueng Baro, termasuk yang kecebur ke sungai anak sekolah, namun jiwanya  terselamatkan.

Dari penuturan tokoh setempat, Jawahir jembatan gantung tersebut sudah tidak dapat dilewati lagi oleh kendaraan roda dua sejak tahun 2015, atau sudah berselang 4 tahun.

Muhammad Nur dan Syarifuddin, warga Gampong Aree secara terpisah menyebutkan, jembatan gantung tersebut merupakan sarana perhubungan yang paling sering digunakan anak anak sekolah karena jalan pintas terdekat ke sekolahnya, baik dari Gampong Keutapang Aree maupun dari Gampong Pantee Garot.

Ditambahkan warga Keutapan Aree, bahwa setiap hari sekolah ratusan myrid dari tingkat sekolah dasar hingga ke sekolah menengah pertama melewati jembatan gantung yang rusak parah itu.

Sangat Memprihatinkan

Pengamatan andalas di lokasi jembatan gantung tersebut, terlihat lobang lobang besar menganga , baik dipangkal jembatan maupub dibagian tengah. Praktis, siap merebgut nyawa pelintas yang melewati sarana perhubungan itu.

Jembatan gantung yang menghubungkan Gampong Pante Garot, Kecamatan Indrajaya dan Gampong Keutapang Aree, Kecamatan Delima, Pidie, memang sudah tidak layak dilintasi lagi. Karena, beberapa bagian lantai jembatan yang terbuat dari kayu sudah lapuk dan berpatahan.   

“Sudah lama jembatan yang rusak begini digunakan warga untuk melintas, terutama anak-anak saat pergi dan pulang sekolah. Walaupun berisiko, tetap dilintasi, karena, kalau melewati jembatan lain, yaitu Jembatan Garot, itu jaraknya sekitar 1 kilometer lebih," papar Munir dan Muzakir yang dibenarkan Kepala Desa (Keuchik) Gampong Keutapang Aree.

Kepala Desa Keutapang Aree, Jawahir secara terpisah menyebutkan, kerusakan jembatan gantung tersebut pernah dua kali diajukan dalam Musrenbang Kabupaten Pidie, tahun 2015 dan tahun 2016.

Ditambahkannya.  menambahkan, ia pernah menyampaikan masalah tersebut kepada Bupati Pidie, Roni Ahmad, tapi bupati hanya berjanji akan membangun permanen.

Dari penusuran media ini, cukup banyak jembatan gantung yang kondisi rusak parah, bahkan sudah melorot ke sungai, seperti di kawasan Kecamatan Kembang Tanjong, juga di kawasan Alue Mie antara Kecamatan Tangse-Kecamatan Manee. (DHIAN)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
IKLAN ONLINE | REDAKSI

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com