Log in

Jasad Fajri Zulkifli Ditemukan di DAS Krueng Peusangan


Bireuen,Aceh-andalas  Jenazah Fajri Zulkifli (30)  yang hanyut saat memasang  jaring ikan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan kawasan Gampong Simpang Jaya, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Minggu malam (11/2) lalu akhirnya ditemukan Senin (12/2) petang sekira  pukul 17.15 WIB di Bendungan Teupin Mane kisaran 2 kilometer dari lokasi kejadian.

Kepala Badan Pelaksana (Kalak) Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen, Muhammad Nasir.SP.M.S.M menyebutkan, korban ditemukan 2 kilometer dari tempat kejadian, Senin petang sekira pukul 17.15 WIB.

“ Alhamdulillah korban ditemukan tim BPBD Bireuen yangb melakukan penyisiran bersama dengan pos SAR Aceh Utara Dan Pos SAR Bireuen TNI, Polri, Rapi, Tagana dan masyarakat  yang melakukan pencarian dan penyisiran sejak pagi.” Sebut Muhammad Nasir.    Jasad korban ditemukan tepatnya di Duson Pusong Gampong Teupin Manee kecamatan Juli Kabupaten Bireuen dengan kondisi mayat yang masih utuh.

“ Kami berharap kepada keluarga yang tertimpa musibah hendaknya bersabar. Kepada TNI, Polri, Pos SAR Bireuen dan Aceh Utara, Tagana, Rapi dan masyarakat mengucapakan terimakasih atas bantuan dan kerjasamanya yang baik,” sebutnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya  Fajri Zulkifli (30)  yang hanyut di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan kawasan Gampong Simpang Jaya, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Minggu malam (11/2) lalu hingga Senin (12/2) sore belum ditemukan.

Namun Tim Pos SAR Bireuen TNI, Polri ,Rapi, Tagana dan masyarakat  sejak Minggu malam sudah menyisir melakukan pencarian korban  baik penyisiran melalui darat dan di sungai, dengan menggunakan satu unit Rafting Bot milik Pos Sar Bireuen.

Sementara ABDI Safaren menyebutkan, hingga kini ( pukul 16.00 WIB) Fajri belum ditemukan dan pihak berwenang masih melakukan pencarian dan melakukan penyisiran hinggba ke hulu dari hilir Krueng Peusangan.

Sementara Kepala Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen, Muhammad Nasir SP, MSM, menyebutkan, Tim sudah melakukan pencaharian sejak kemarin ( Minggu ) hingga pukul 24.00 Wib.

“Pencairan  atau penyisiran  kembali dilakukan Tim Pusdalops PB BPBD Bireuen , Tim SAR Bireuen ,TNI, Polri ,Tagana , Rapi dan masyarakat melaksanakan pencarian korban kembali  Senin (12/2). Abdi Safaren kepada andalas mengatakan terkait  kronologis kejadian hanyutnya korban  adalah setelah dianya pergi ke sungai  ingin memasang jaring ikan.

Menurut Abdi, korban kebiasaannya setelah memasang jaring pulang ke rumah, namun  Minggu kemarin korban setelah salat magribpun belum juga pulang sehingga kami , dan keluargba lainnya termasuk adik kandung korban menuju ke lokasi tempat korban memasang jaring.

“ Kami tiba di lokasi pemasangan jarring ternyata korban tidak ditemukan,  hanya yang ada baju dan sandal yang terletak di tebing sungai, sedangkan  sepeda motor terparkir di tepi jalan.

Menurut Abdi, adiknya turun ke sungai melihat jaring sudah terpasang  dua lembar, dan satunya lagi masih di darat sedangkan duanya duanya lagi tidak ditemukan dan mereka menduga  korban hanyut terbawa arus DAS  Krueng Peusangan  Minggu malam sekira pukul 19.30 Wib. ( HERA)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

30°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 67%

Wind: 11.27 km/h

  • 27 May 2018 30°C 23°C
  • 28 May 2018 30°C 23°C

Banner 468 x 60 px