Logo
Print this page

Enam Peminum Tuak Dicambuk 40 Kali

Pelaku peminum tuak dieksekusi cambuk di depan ratusan warga Gayo Lues di depan Masjid Raya Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Kamis (6/9). andalas/anuar Pelaku peminum tuak dieksekusi cambuk di depan ratusan warga Gayo Lues di depan Masjid Raya Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Kamis (6/9). andalas/anuar

Gayo Lues,Aceh-andalas Enam dari tujuh orang yang diputus bersalah oleh Mahkamah Syari'ah Gayo Lues menjalani eksekusi cambuk di depan Masjid Raya Blangkejeren, Kamis (6/9). Masing-masing terpidana duhukum 40 kali cambukan karena terbukti meminum tuak (maisir).

Keenam orang yang dicambuk itu adalah Er (36) warga Desa Penampaan, AG (43) warga Desa Penampaan, Feb (21) warga Kota Blangkejeren, MAK (53) warga Desa Durin, MA (19) warga Desa Penampaan, dan IS (48) warga Desa Sanggir. Sementara yang tidak hadir saat dicambuk adalah KAR (57) warga Penggalangan, terancam dipenjara jika tidak mau dieksekusi hukuman cambuk.

Kepala Dinas Syariat Islam Gayo Lues Husin SAg mengatakan, hukuman cambuk yang digelar itu sesuai dengan Qanun Aceh, dan target terpidana yang dihukum cambuk tahun ini mencapai 40 orang.

"Kami berharap ke depanya agar jangan ada target seperti sekarang ini, sehingga banyak atau tidaknya pelaku yang melanggar bisa dieksekusi cambuk, dan caranya hanya dengan memasukkan anggaran ke Penggelola Keuangan," katanya.

Dengan adanya hukuman cambuk tersebut, Kadis Syariat Islam mengatakan hukuman itu bukan saja untuk pelaku yang meminum tuak, tetapi untuk seluruh warga agar tidak melanggar Qanun Jinayat.

Sementara itu, Kasi Intel Kajari Gayo Lues Dedi Syahputra SH yang mewakili Kajari mengatakan, dari tujuh orang terpidana hanya enam orang yang hadir, dan keseluruhan pelaku peminum tuak itu dihukum cambuk sebanyak 40 kali.

"Tujuan dari hukuman cambuk ini supaya ada efek jera kepada pelaku, serta kepada seluruh warga, sehingga ke depanya kita semua tidak melanggar Qanun Jinayat," katanya.

Asisten I Sekda Kab Gayo Lues Hardansyah S Pd mewakili Bupati mengatakan, saat ini masih banyak orang yang melakukan judi dan minum miras, baik di kota maupun di desa, dan dengan adanya hukuman cambuk itu, Hardnsyah berharap agar tidak ada lagi yang melakukan pelanggaran. (Nuar)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
Info Pemasangan Iklan Online

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com