Logo
Print this page

Disdikbud Aceh Selatan Latih 522 Guru Bidang Studi UN

Sebanyak 212 guru menghadiri pembukaan pelatihan peningkatan mutu pendidikan guru yang berlangsung di Aula Dianrana Tapaktuan. Sebanyak 212 guru menghadiri pembukaan pelatihan peningkatan mutu pendidikan guru yang berlangsung di Aula Dianrana Tapaktuan.

Tapaktuan-andalas Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) melatih 522 guru bidang studi yang diuji dalam Ujian Nasional (UN) dalam rangka meningkatkan kemampuan tenaga pendidik.

Guru yang mengikuti pelatihan selama delapan hari mulai 3 hingga 10 November 2019 itu terbagi dalam dua gelombang, masing-masing bertempat di Hotel Dianrana dan Hotel Pante Cahaya, Tapaktuan.

Peserta Guru SD/MI sebanyak 212 orang dan 310 peserta dari Guru SMP/MTs. Mereka merupakan guru bidang studi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, dan IPS.

“Pelatihan terhadap guru bertujuan untuk meningkatkan sumber daya tenaga pendidik guna meningkatkan mutu pendidikan, sebab guru merupakan jantungnya pendidikan,” kata Sustra Aidar SPd, Kabid Pembinaan dan Ketenagaan Pendidik Disdikbud Aceh Selatan di Tapaktuan, Rabu (6/11).

Menurutnya, sebagus apapun kurikulum pendidikan dirancang, jika tanpa guru yang berkualitas dan memiliki kompetensi serta profesionalitas, tidak akan membuahkan hasil maksimal. Pelaksanaan pelatihan guru ini adalah sesuai UU 29/2003 tentang Sistem Pendidikan dan Pasal 39 UU 20/2003 tentang Sisdiknas.

“Karenanya kami berharap kepada pemerintahan pimpinan (Bupati) Azwir/(Wakil Bupati) Amran [Azam] agar program pelatihan terhadap guru ini menjadi agenda rutin tahunan yang dianggarkan dalam APBK Aceh Selatan,” pintanya.

Dia menuturkan bahwa kegiatan itu dibuka oleh Sekdakab Aceh Selatan H Nasjuddin SHMM tersebut, juga bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Aceh Selatan dan pemateri berasal dari Dosen FKIP Unsyiah Banda Aceh.

Sementara itu Bupati Aceh Selatan H Azwir SSos dalam amanatnya yang dibacakan Sekda H Nasjuddin, berpesan agar figur seorang guru dapat menjadi contoh dan panutan bagi para siswa dalam pembentukan karakter baik dalam hal disiplin maupun dalam hal etika dan moral.

“Karenanya, kami mengajak para guru agar dapat melaksanakan tugas secara bertanggung jawab. Para guru harus terus meningkatkan kompetensinya guna memenuhi standar profesionalisme dalam rangka mengajar dan membimbing anak didik,” ujarnya di Aula Hotel Dian Rana Tapaktuan pada acara pembukaan.

Di samping itu, guru harus senantiasa mempersiapkan diri dan selalu belajar menyesuaikan perkembangan dunia pendidikan. Sebab, peran guru di zaman globalisasi 4.0 dituntut profesional untuk mampu mendorong anak didiknya menjadi lebih cerdas, berkualitas serta berkarakter sehingga mampu bersaing dalam kancah pergaulan global.

“Selain itu guru harus dapat menjadi 'penjaga gawang' yang mampu memfilter segala pengaruh buruk dari perkembangan zaman bagi para siswanya,” pungkas Sekda. (HSP)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
IKLAN ONLINE | REDAKSI

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com