Log in

Dinskes Pidie Tetap Pantau Balita Pengindap Bocor Jantung

Aidhil Fitri, bocah berusian 2,3 tahun dalam gendongan sang ibu, Mursyanah. Balita ini mengidap penyakit bocor jantung dan pembuluh darah tersumbat. Aidhil Fitri, bocah berusian 2,3 tahun dalam gendongan sang ibu, Mursyanah. Balita ini mengidap penyakit bocor jantung dan pembuluh darah tersumbat.

Mursyanah Berharap Bantuan Dermawan

Sigli,Aceh-andalas Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Pidie, dr Fajriman mengatakan, perlu perhatian semua pihak untuk membantu balita Aidhil Fitri (2,3) yang menderita penyaki bocor jantung dan tersumbat pembuluh darah.

Hal itu, disampaikannya ketika menjawab andalas, Senin (17/10) di kantornya. Pun begitu, pihaknya terus memantau perkembangan Idhil Fitri.

"Saya sudah meminta pihak dokter dan perawat lainnya di Puskesmas Padang Tijie, agar terus memberikan bantuan medis kepada balita tersebut untuk kemajuan berat badannya," sebut Fajriman.

Ia menyebutkan, balita tersebut belum memenuhi standar untuk menjalani operasi jantung, karena berat badannya baru 7,2 kilogram. Sedangkan tim medis RSUD Zainal Abidin Banda Aceh mengharapkan berat badan balita minimal 8 kilogram untuk dapat dilakukan tindakan operasi.

Sebelumnya, Mursyanah, ibu kandung Aidhil Fitri kepada andalas belum lama ini di kediamannya Desa Buloh Peudaya, Padang Tiji mengatakan, anaknya tidak mau makan meskipun makanan ringan, baik kue maupun bubur.

Menanggapi hal ini, Fajriman mengatakan, nafsu makan sang anak sangat dimungkinkan rendah, karena setiap makanan yang masuk ke tubuhnya membutuhkan denyut jantung yang terpacu dengan baik untuk mengunyah.

Kadiskes Pidie ini menambahkan, jika anak yang sedang bergelut dengan penyakit bocor jantung butuh perhatian semua pihak, baik Dinas Sosial maupun para dermawan lainnya. Ini mengingat kehidupan ekonomi keluarga balita Idhil Fitri sangat sulit atau pas-pasan. Di sisi lain, Aidhil Fitri membutuhkan rumah yang nyaman, tidak pengap.

“Smua pihak hendaknya membantu perekonomian keluarga Aidhil Fitri. Soal medis dan perhatian kesehatan  Aidhil Fitri bolehlah menjadi tugas Dinas Kesehatan sekarang ini," tambahnya.

Mursyanah (29), ibunda sang bocah malang, kepada andalas di kediamannya menuturkan, ia terus berusaha untuk menyelamatkan putra ketiganya dari penyakit bocor jantung serta tersumbat pembuluh darah.

Didampingi perangkat Desa Buloh Peudaya, termasuk Kades M Saleh Ali, Mursyanah sangat berharap ada pihak pemerintah maupun para dermawan yang membantunya mengatasi kesulitan perekonomian dalam usaha menyembuhkan anaknya.

Diakuinya, jika masalah pengobatan anaknya ditanggung dengan JKA atau BPJS, tapi biaya tranportasi ke rumah sakit serta lainnya sangat terbatas. Karena, mereka adalah keluarga tidak mampu. "Lihat saja, kondisi rumah kami, memang tak layak huni," ucapnya dengan pandangan mata berbinar menahan tangis.

Melihat wajah bocah Aidhil Fitri yang terus menerus berada dalam gendongan ibunya, semua orang yang punya hati tidak akan mampu menahan rasa iba. Tubuh  Aidhil Fitri sangat kurus, hanya berbalut kulit menutupi tulang-tulang lemah yang mulai menonjol.

Bocah ini, hanya sesekali merintih dan tersenyum penuh duka kepedihan menahan beban derita dari penyakit yang dideritanya. Ia hanya bertahan hidup dengan makanan Air Susu Ibu (ASI) dari ibu tercinta Mursyanah.

Mursyanah bertutur panjang,  sekaligus berharap ada pejabat pemerintah ataupun para dermawan yang bisa meringankan upaya pengobatan dari anaknya itu

Sementara itu, Kades Desa Buloh Peudaya, Padang Tiji, M Saleh Ali berharap, kehadiran wartawan akan membawa perubahan atau bisa meringankan kebutuhan ekonomi Mursyanah untuk mengobati anaknya.

“Dengan membaca berita tentang kondisi bayi tersebut, semoga pemerintah dan dermawan  tergerak hatinya untuk memberikan bantuan,” harap Kades.

Diakuinya, apa yang dialami oleh keluarga Mursyanah ini juga merupakan bagian terkecil dari tanggung jawab seorang pemimpin sesuai dengan ajaran Islam. "Kami juga berharap dapat membangun rumah Mursyanah," papar Kades Buloh Peudaya. (DHIAN)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

24°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 98%

Wind: 6.44 km/h

  • 21 Nov 2017 28°C 22°C
  • 22 Nov 2017 29°C 22°C

Banner 468 x 60 px