Log in

Dengan Anggaran Rp100 Miliar, Investor Bangun PLTM 7 MW di Aceh Tenggara

Dedi Setiawan bersama Konsultan Proyek PLTM di lokasi Lawe Sikap, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara. andalas/Agus Munthe Dedi Setiawan bersama Konsultan Proyek PLTM di lokasi Lawe Sikap, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara. andalas/Agus Munthe

Aceh Tenggara andalas Untuk mengatasi krisis listrik di Provinsi Aceh, khususnya di Aceh Tenggara (Agara), investor Geppert GmbH dan PT Seal-Mart Indonesia membangun Pembangkit Listrik Mini Mikro 2x3,5 MW, di Lawe Sikap, Kecamatan Darul Hasanah, Agara.

Proyek Pekerjaan tersebut ditargetkan akan rampung  dalam jangka waktu setahun ke depan, terletak di lahan seluas 20 hektare. Adapun pendanaan dalam proyek tersebut, selain dari PT Century Abadi Perkasa juga dari Perbankan Indonesia.

“Pembangkit listrik ini menelan anggaran Rp 100 miliar lebih,“ ujar Dedi Setiawan, Konsultan PLTM, PT Andal Rekacipta Pratama, kepada andalas, Sabtu(14/4) di lokasi Proyek Lawe Sikap Kecamatan Darul Hasanah, Aceh Tenggara.

Dikatan, pembangunan PLTM di daerah ini bisa meningkatkan keadaan pasokan sistem kelistrikan di Kabupaten Aceh Tenggara khususnya dan Provinsi Aceh pada umumnya. Hal ini tentu berdampak terhadap pembangunan perekonomian, menarik investor untuk menanam modal di kabupaten ini.

“Kita mengharapkan semua unsur dan komponen masyarakat di Aceh Tenggara mendukung pembangunan ini. Karena dampak kedepan terhadap pasokan listrik yang memadai sangat dibutuhkan,” terangnya.

Dedi juga menjelaskan, PLTM tidak mungkin merusak lingkungan. Hal ini dikarenakan prinsip kerja PLTM ini sendiri yang memamfaatkan aliran sungai untuk pembangkitnya.

“PLTM ini memanfaatkan energi terbaru, yakni dari aliran Sungai Lawe Sikap yang dimanfaatkan sebagai pembangkit listriknya. Jadi tidak masuk akan kalau keberadaan kita di sini meruska lingkungan, justru kita sangat menjaga lingkungan demi menghasilkan energi listrik,” jelasnya.

Untuk, mengantispasi kerusakan lingkungan di areal PLTM tersebut pihaknya juga melakukan uji Tabel Metrik dengan melibatkan pihak dinas lingkungan hidup di daerah tersbebut.

Bahkan, sebelum proyek tersebut dilaksanakan perusahaan tersebut juga telah mendapat izin, baik itu izin dari dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, Sumber Air serta beberapa dinas terkait lainnya.

“Kita sebagai investor tidak semena-mena menanam modal. Apabila izin tidak ada tidak mungkin kita berani membangum proyek pembangkit listrik dengan anggaran yang cukup besar. Bahkan keberadaaan kami di sini sudah sesuai Peraturan Bupati Aceh Tenggara tahun 2013,” tegasnya. (AGM)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

27°C

Medan, Sumatera Utara

Scattered Thunderstorms

Humidity: 82%

Wind: 11.27 km/h

  • 23 Apr 2018 30°C 23°C
  • 24 Apr 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px