Log in

Bupati Petahana Raih Nomor Dua

Penarikan nomor urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Bupati petahana diurutan dua. andalas/dhian Penarikan nomor urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Bupati petahana diurutan dua. andalas/dhian

Cabut Nomor Paslon Bupati/Wabup Pidie Jaya

Sigli,Aceh-andalas Empat Pasangan Calon (Paslon) Bupati/ Wakil Bupati Pidie Jaya yang telah di tetapkan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) sebagai kontestan pada Pilkada 27 Juni 2018,  juga telah mengikuti proses pengundian nomor urut yang dilaksanakan  oleh KIP kabupaten setempat.

Ditetapkan nomor urut dari masing-masing Paslon tersebut untuk dapat dipergunakan dalam masa kampanye dan kertas suara untuk nomor urut Paslon bupati/wakil bupati. Sedangkan pengundian nomor urut itu ditetapkan dalam rapat pleno KIP, Selasa pagi kemarin.

Pleno pengundian dan penetapan nomor urut masing-masing Paslon Bupati/Wakil Bupati Pidie Jaya periode 2018-2023 yang dilakukan di Kantor KIP  di hadari oleh seluruh calon baik bupati maupun wakil bupati dan para pendukungnya.

Nomor urut yang telah di ambil oleh Paslon tersebut, akan di pergunakan untuk berkampanye tentang visi dan misi dalam masa kampanye, mulai 15 Ferbruari hingga 23 Juni 2018 nanti dan pada hari pencoblosan, 27 Juni 2018.

Proses pengundian nomor urut Paslon Bupati/Wakil Bupati Pidie Jaya tersebut di kawal ketat oleh aparat polisi dari kesatuan Brimob dan polisi umum lainnya. Setiap undangan yang masuk ke kantor KIP, di periksa dengan mengunakan metal detektor sejak acara dimulai pada pukul 09.00 Wib.

Saat pengundian nomor urut tersebut, ke empat Paslon masing-masing calon bupati yang di perkenankan untuk menarik nomor yang sebelumnya di beri kesempatan kepada calon wakil bupati untuk menari nomor urut antrian penarikan nomor.

Masing-masing Paslon mendapat nomor urut adalah, nomor urut Satu di peroleh oleh pasangan Yusri Yusuf-Kolonel (Purn) Saifullah, nomor urut Dua untuk pasangan petahana Aiyub Abbas-Said Mulyadi, nomor urut tiga, pasangan Muhibuddin M Husen-H.M Yusuf Ibrahim dan nomor urut empat di ambil oleh pasangan Muhammad Yusuf Usman-Anwar Ishak.

Usai menarik nomor urut, setiap Paslon diberi kesempatan oleh pimpinan rapat pleno terbuka KIP, Musman untuk menyampaikan pidato politiknya. Pasangan nomor urut satu, Yusri Yusuf-Kolenel (Purn) Saifullah yang mendapat giliran pertama mengatakan, nomor urut satu memiliki makna tersendiri bagi kandaidat yang di usung oleh enam partai politik itu. Dengan nomor urut satu yang di perolehnya itu, pihaknya bertekad akan menjadikan Pidie Jaya sebagai daerah nomor satu di Aceh.          

"Nomor satu dalam kesejahteraan masyarakat, nomor satu dalam penurunan angka kemiskinan, nomor satu dalam penegakan syariat islam yang bermazhabkan imam syafi’i dan ahlul sunna waljamaah,” sebut Yusri dengan gaya orasi khasnya.

Begitupun dengan pasangan Aiyub Abbas-Said Mulyadi yang mendapat nomor urut dua. Katanya dengan nomor urut dua tersebut adalah sebagai simbol mereka melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan dalam periode sebelumnya untuk dilanjutkan pada periode ke dua. Sebutnya, dalam periode pertama masa kepemimpinananya, telah menyelesaikan 75 persen pembangunan infrastruktur di delapan kecamatan.

Di periode selanjutnya, lanjut Aiyub Abbas juga akan melanjutkan visinya yaitu, “tertib ibadat, meu ato bak harkat, bersih ngen sehat, donya akhirat insya Allah Rakyat Pidie Jaya sejahtera”.

“ Nomor urut dua bagi kami adalah simbol untuk melanjutkan pembangunan Pidie Jaya di periode kedua,” sebutnya.

Halnya dengan pasangan Muhibuddin Husen-M Yusuf Ibrahim yang mendapat nomor urut tiga. Menurut Tgk Muhibuddin, nomor urut tiga adalah seseuai dengan keinginannya yang pernah di sampaikan kepada teman-teman dan tim pemenangannya. “ Nomor urut tiga ini sesuai dengan keinginan saya. Bagi saya ini punya makna filosofi tersendiri. Dan akan kami uraikan saat masa kampanye nanti,” jelasnya.

Sementara Muhammad Yusuf Usman-Anwar Ishak yang mendapat nomor urut terakhir atau nomor empat mengatakan tak ada persoalan bagi mereka terhadap nomor urut. Yang terpenting bagi mereka adalah masyarakat mau memilihnya. Kendati demikian, kata dia, dirinya dan wakilnya itu sehati dalam menarik nomor.

“ Tidak penting bagi kami nomor urut. Yang penting bagi kami adalah rakyat di belakang dan memilih kami. Kami berdua tetap serasi dan kompak memenangkan hati rakyat,” imbuhnya. (dhian)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

23°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 16 Aug 2018 30°C 23°C
  • 17 Aug 2018 31°C 23°C

Banner 468 x 60 px