Log in

Bupati Abusyiek Resmikan Monumen Rumoh Geudong

Bupati Pidie, Abusyiek metrsmikan Monumen Rumoh Geudong di Kecamatan Glumpang Tiga, sejarah dari rumah base camp pasukan baret merah ketika melakukan kekerasan dan penyiksaan terhadap kombatan GAM dan simpatisannya. Bupati Pidie, Abusyiek metrsmikan Monumen Rumoh Geudong di Kecamatan Glumpang Tiga, sejarah dari rumah base camp pasukan baret merah ketika melakukan kekerasan dan penyiksaan terhadap kombatan GAM dan simpatisannya.

Sigli,Aceh - andalas Bupati Pidie, Roni Ahmad (Abusyiek) meresmikan Monumen Rumoh Geudong di Gampong Billie, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie. Kegiatan tersebut, diprakarsai  oleh dua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PASKA dan AJAR.

Selain perrsmian monumen (tugu) peringatan, juga dilaksanakan zikir bersama  dan tausiyah di halaman  Rumoh Geudong. Sedangkan, Bupati Pidie juga sempat menyampaikan sambutannya di acara yang dinilai sangat bersejarah tentang kekerasan kemanusiaan yang dilakukan aparat negara terhadap GAM dan simpatisannya.

Sementara itu, zikir bersama di Rumoh Geudong bernilai sejarah historis dari konflik Aceh versus TNI/Polri itu dilaksanakan oleh Pimpinan Dayah Babussalam AL Aziziyah Jeunib, Kabupaten Bireuen, Tgk H Muhammad Yusuf A.Wahab (Tgk Sop)

Sebelumnya, Bupati Pidie Abusyiek meresmikan Monumen Rumoh Gedong dengan menarik kain selubung. Rumoh (rumah) dan Gedong (gedung) yang menjadi titik acara, adalah bangunan rumah yang disebut sebagai kamp penyiksaan terhadap orang-orang yang ditangkap aparat saat konflik bersenjata di  Aceh.

Sehingga, ribuan orang hadir pada acara peresmian Monumen Rumoh Geudong tersebut, termasuk masyarakat baik laki laki dan perempuan melaksanakan zikir bersama memanjat doa atas kepergian orang orang yang dicintainya.

Pada acara yang dinilai sangat bersejarah itu, dihadiri oleh Kontras Jakarta, Otto Samsudfin, Komnas HAM, Khairul.Anam, Kualisi NGO Aceh, Zulfikar, Ketua KKR Aceh (Komisi Kebenaran Rekonsiliasi) Aceh, Darmi, Ketua PB HAM Pidie, Said Safwatullah SH, PASKA Aceh, Faridah Ariani, serta sejumlah organisasi kemanusiaan lainnya.

Bagi masyarakat Aceh, mengingat Rumoh Geudong tersebut langsung teringat mada konflik berdrnjata di Aceh, dimana di rumah tersebut padukan elit berbaret merah ber-base camp disini dengan tugas bagian mengamankan keamanan di Aceh.

Kesan angker dari Rumoh Geudong ini, meruah ke seluruh bumi Aceh saat konflik bersenjata di Aceh. Sehingga, kesan angker sebagai kamp penyiksaan terhadap orang orang yang dicurigai membantu GAM, baik terlibat langsung maupun simpatisan twntu tidak bisa melupakan bangunan ini bila mereka selamat (bebas)

Rumoh Geudong ini, terletak di kawasan Gampong Billie, Glumpang Tiga, atau berjarak sekitar 18 kilometer dari Kota Sigli, persis terlihat dari Jalan Provinsi Banda Aceh - Medan.
Pada acara tersebut, Komnas HAM, Khairul Anam dalam sambutannya menyebutkan, bahwa kasus dari kejadian di Rumoh Geudong tersebut sudah rampung proses perkaranya, atau sudah 90 persen ke Pengadilan agar kasus kekerasan di Aceh terjawab di mata hukum. (dhian)

27°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 80%

Wind: 14.48 km/h

  • 21 Nov 2018 28°C 22°C
  • 22 Nov 2018 26°C 22°C

Banner 468 x 60 px