Log in

Bupati Abusyiek: Pelayanan Kesehatan di Pidie Kritis

Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyiek) diabadikan bersama tenaga medis seusai upacara peringatan HKN di halaman rengah kantor bupati setempat, kemarin. Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyiek) diabadikan bersama tenaga medis seusai upacara peringatan HKN di halaman rengah kantor bupati setempat, kemarin.

Sigli,Aceh - andalas Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyiek) menyebutkan, tingkat pelayanan kesehatan masyarakat di daerahnya sudah mencapai tingkat paling kritis. Kondisi memprihatinkan ini perlu penanganan serius oleh jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) serta pihak rumah sakit daerah maupun swasta.

"Saya, berharap masalah ini harus menjadi perhatian serius dari semua kalangan dokter dan perawat di Kabupaten Pidie. Pasalnya, angka kesehatan masyarakat semakin tidak terjamin," sebut Bupati Abusyiek di sela sela acara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 54 di halaman rengah kantor bupati setempat, kemarin.

Bupati Abusyiek juga meminta kepada pihak yang bertanggungjawab di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan rumah-rumah sakit swasta agar tidak menelantarkan pasiennya di lorong-lorong menuju sal rumah sakit.

"Inilah yang saya katakan kritis itu, dimana semua kamar rawat pasien penuh. Sehingga, banyak pasien terlantar di lorong lorong jalan menuju kamar inap," kata Bupati Abusyiek dengan nada prihatin.

Bupati Pidie mengingatkan agar tenaga medis lebih mengedepankan tingkat pelayanan yang ramah dan manusiawi tanpa melihat siapa orang yang akan dirawatnya.

Bupati yang bertindak sebagai inspektur upacara HKN juga membacakan pidato Menteri Kesehatan Prof Nila Farid Moeloek. Intinya, Menkes mengajak jajaran kesehatan di Pidie mewarnai terus  peringatan HKN untuk mengobarkan semangat melayani aspirasi masyarakat dalam percepatan derajat kesehatan yang setinggi tingginya yang dimulai dari diri sendiri.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Dinas Kesehatan Pidie Fawzi Harfa SKM MM selepas peringatan HKN menjawab andalas menyangkut pernyataan Bupati Abusyiek, membenarkan masih ada kelemahan dalam pelayanan kesehatan.

"Kami akan membangun koordinasi yang baik dengan pihak RSUD, baik RSU Tgk Chiek Ditiro Siglu, RSU Tgk Abdullah Syafe'i Beureunuen, serta juga dengan tiga rumah sakit swasta di Kota Sigli," sebutnya ramah.

Masyarakat yang mengalami gangguan jiwa di Pidie, kata Fawzi Harfa, belakangan ini juga meningkat tajam. “Jumlahnya mencapai 2.346 jiwa,” katanya seusai berkoordonasi melalui HP ke pihak dokter yang menangani penyakit syaraf.

Sementara menyangkut adanya masyarakat yang harus dipasung akibat gangguan jiwa, Fawzi menyebutkan tercatat lima warga saja.

“Salah satunya hari ini akan dibebaskan dari pasung oleh Bupati Pidie di Desa Adan Meunasah Mee,” ungkapnya.

Pembebasan Muhammad (38) dari pasung merupakan rangkaian dari peringatan HKN. Dan, Muhammad selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh untuk pengobatan rutin. (DHIAN)

25°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 4.83 km/h

  • 17 Dec 2018 28°C 22°C
  • 18 Dec 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px