Log in

Bupati Abusyiek Alokasikan Rp 2,1 M untuk Murid SD Kurang Gizi

Bupati Pidie, Abusyiek dan Deputi Kemendikbub Drs Agung Tri Wahyunto, (berbaju batik) terlihat berbicara soal murid SD kurang gizi, di SDN Dayah Tanoh, Mutiara Timur, Kabupaten Pidie. andalas/dhian anna asmara Bupati Pidie, Abusyiek dan Deputi Kemendikbub Drs Agung Tri Wahyunto, (berbaju batik) terlihat berbicara soal murid SD kurang gizi, di SDN Dayah Tanoh, Mutiara Timur, Kabupaten Pidie. andalas/dhian anna asmara

Pidie Dapat Dana Progras dari Mendikbud

Sigli,Aceh - andalas  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pidie, H Murthalaluddin bertekad menyukseskan program Peningkatan Gizi Anak Sekolah (Progras). Sementara, Bupati Pidie, Roni Ahmad (Abusyiek) menyatakan akan mengucurkan dana APBK senilai Rp 2,1 miliar di tahun 2019 untuk suksesnya Progras tersebut.

"Kita akan bekerja keras dalam upaya peningkatan gizi anak sekolah, sehingga nantinya akan melahirkan siswa yang sehat phisiknya serta memiliki kecerdasan tinggi," sebut Kadis PK Pidie, Murthalaluddin saat menjawab andalas, Jumat (20/7) pagi.

Ditambahkan, program untuk melahirkan anak yang sehat dan cerdas sudah merupakan tekad dari Dinas Pendidikan Pidie. Hal ini, sekaligus untuk perbaikan rangking kelulusan siswa di daerahnya.

Murthaluddin mengutip sambutan Kasi Kelembagaan Direktorat Pembinaan Sekolah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Drs  Agung Tri Wahyunto yang menginginkan tidak ada lagi anak sekolah dasar kekurangan gizi, sehingga bertubuh kecil dan tidak sehat. Dimana, masalah tersebut, termasuk di Kabupaten Pidie.

Kemendikbud Agung Tri Wshyunto dalam sambutannya panjang lebar di acara "Launching" Progras  SDN  Desa Dayah Tanoh, Kecamatan Mutiara Timur, Kabuparen Pidie, belum lama ini menyebutkan,  Kabupaten Pidie, termasuk satu dari seratus kabupaten lainnya di Indonesia yang dikagorikan dengan "Stunting" (anak bertubuh pendek seperti bayi seusianya).

Menurutnya, jika  kasus "stunting" tersebut terjadi akibat ibu sang anak kawin usia muda, atau  dapat terjadi akibat sang ibu mengalami penyakit Anemia. Sedangkan kehadirannya ke Kabupaten Pidie, sebut Agung adalah untuk membantu 10 sekolah yang muridnya kekurangan gizi, atau terimbas stuntng.

Ke 10 SDN yang mendapat bantuan dana total keseluruhan sebesar Rp 1,27 miliar adalah masing-masing lima SDN di Kecamatan Mutiara Timur, serta lima SDN di Kecamatan Simpang Tiga. "Mudah- mudahan, bantuan ini dapat membantu anak yang terkena stunting," sebutnya.

Ditambahkan, bantuan tersebut diperuntukkan untuk asupan sarapan berenergi selama 108 hari, karena banyak murid sekolah tidak sarapan pagi di saat ke sekolah. Hal ini, sangat dimungkinkan berbagai faktor kehidupan.

Pada kesempatan itu, Agung Tri Wahyunto memuji Dinas Pendidikan Pidie, sangat tanggap dengan masalah pendidikan anak, bahkan jauh sebelumnya ada sekolah di Pidie, atau di Kecamatan Tangse sudah melakukan asupan makanan pagi berenergi pada muridnya.

Sejauh itu, Agung berharap apa yang dilakukan oleh pemerintah di Kabupaten Pidie, dapat atau harus ditiru oleh kabupaten kabupaten lainnya di Provinsi Aceh. "Program ini, sangat penting dan bernilai strategis untuk mada depan generasi bangsa," sebut Agung berulang-ulang.

Sejalan dengan kunjungan Kemendikbud RI tersebut, Bupati Abusyiek menyatakan, dirinya selaku pemerintah daerah sangat berterima kasih sekali, apalagi untuk kepentingan masa depan pendidikan di Pidie untuk melahirkan generasi sehat dan cerdas. (dhian)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

23°C

Medan, Sumatera Utara

Mostly Cloudy

Humidity: 93%

Wind: 6.44 km/h

  • 16 Aug 2018 30°C 23°C
  • 17 Aug 2018 31°C 23°C

Banner 468 x 60 px