Log in

Banjir Rendam Bireuen, Warga Mengungsi

Perumahan warga terendam banjir setelah hujan melanda Kabupaten Bireuen selama delapan jam sejak Kamis. andalas/suherman amin Perumahan warga terendam banjir setelah hujan melanda Kabupaten Bireuen selama delapan jam sejak Kamis. andalas/suherman amin

Bireuen,Aceh - andalas Hujan yang terus menerus mengguyur kawasan Bireuen sejak Kamis (6/12) sore hingga malam menyebabkan terjadinya banjir luapan di sejumlah titik di lima kecamatan. Namun banjir terparah terjadi di Kecamatan Peudada. Bahkan, beberapa rumah warga sempat digenangi air setinggi 50 – 70 cm, yang memaksa warga mengungsi.

Menurut laporan pengendali Posko Tagana Dinsos Kabupaten Bireuen , Zulfikar GA banjir luapan terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Bireuen selama lebih kurang 8 jam.

Akibatnya terjadinya banjir luapan dari Alue Ibouh di Kecamatan Peudada yang merendam 10 desa.  Banjir juga merendam sejumlah desa di Kecamatan Jeumpa seperti Desa Abeuk Usoeng, Desa Dayah Mon Ara , Desa Tgk. Dibathon Cot Kruet, Tanjoeng Selamat, Pulo Lawang, Paloh Limeng, Jaba Blang Bati dan Ikue Alu dengan ketinggian air di atas lutut orang dewasa. Sejauh ini tidak ada informasi korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut.

Selain itu, banjir setinggi satu meter juga merendam Desa Cot Kruet, Peudada. Akses jalur ke kawasan itu hingga kemarin putus total akibat genangan air bercampur lumpur.

Sementara di Kecamatan Peulimbang ada 3 tiga desa yang terendam banjir, yakni Desa Bale Daka, Pu'uk, dan Jambo dalam. Di Kecamatan Jeunieb lima desa, yakni Sampo Ajad, Pulau Ibouh, Blang Neubok Barat, Alue Siutuy dan Blang Leubok Timu. Sedangkan di Kecamatan Kota Juang hanya satu desa, yakni Desa Pulo Ara.

Hingga Jumat (7/12), banjir di sejumlah desa belum juga surut. Sementara penyaluran bantuan masa panik berupa makanan dan air mineral yang dilakukan Pemkab Bireuen melalui Dinas Sosial untuk pengungsi di Dayah Mon Ara dan Desa Tgk Dibathon Peudada dan daerah lain terus dilakukan.

Bahkan saluran bantuan ke Penyaluran bantuan masa panik berupa makanan siap saji ke titik pengungsi di Desa Tanjung Selamat harus menggunakan Rubber Boat SAR.

Sesuai data yang andalas himpun dari pengendali posko Tagana Dinsos Kabupaten Bireuen Zulfikar GA, l 253 KK masih mengungsi di meunasah, rumah warga seperti 4 Dusun di Teupok Tunong.

Sementara data pengungsi di Kecamatan Peudada, tercatat 13 jiwa di Desa Tgk Dibathon, Desa Dayah Mon Ara 38 jiwa, Desa Tanjung Selamat 180 pengungsi. “Ada 61 KK totak pengungsi atau 231 jiwa,” kata Zulfikar.

Zulfikar mengimbau warga agar selalu waspada dan siaga mengingat wilayah tersebut masih berpotensi hujan lagi.

Sedangkan Kalak BPBD Bireuen Muhammad Nasir mengaatakan, pihaknya telah menurunkan tim Satuan TRC beserta Pusdalops BPBD untuk mendata dan melakukan verifikasi ke lokasi banjir. (HERA)

23°C

Medan, Sumatera Utara

Thunderstorms

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 19 Dec 2018 29°C 22°C
  • 20 Dec 2018 30°C 22°C

Banner 468 x 60 px