Log in

Apa Bakat Anak Anda?


Oleh: Juli Maini Sitepu, S.Psi., MA (Dosen PIAUD UMSU)

Bakat merupakan suatu potensi atau kemampuan yang dimiliki oleh seseorang. Setiap anak pasti memiliki bakatnya masing-masing, hanya saja banyak bakat anak yang tidak berkembang atau bahkan tidak diketahui. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan orangtua melihat karakteristik bakat pada setiap anak-anak mereka. Selain itu bakat tidak muncul dikarenakan tidak adanya stimulasi dan latihan untuk mengembangkan bakat yang sudah dimiliki. Pada dasarnya potensi bakat dibawa anak sejak ia lahir, namun bakat juga bisa muncul kapan saja seiring dengan adanya stimulasi, kesempatan dan latihan.

Selama ini orangtua menganggap anak berbakat hanya dilihat dari nilai akademik. Memang kemampuan akademik yang baik merupakan suatu bakat yang ditunjukkan di bidang akademik dan anak yang berbakat di bidang akademik bisa menjadi seorang ilmuwan seperti B.J. Habibi. Namun  Minimnya pengetahuan orangtua mengenai perkembangan anak menyebabkan mereka kurang peka terhadap segala perilaku yang ditampilkan anak.

Padahal perilaku-perilaku tersebut menunjukkan bahwasanya anak memiliki suatu bakat tertentu, namun jika perilakunya tidak menunjukkan ke rah akademik, orangtua menganggap hal itu hanyalah perilaku yang biasanya saja, bahkan beberapa orangtua menganggap justru perilaku yang tidak berguna. Misalnya anak yang aktif yang terkesan tidak bisa diam, suka menendang atau melempar bola. Perilaku aktif anak tersbut kemungkinan ia menunjukkan bahwasanya ia memiliki bakat kinestetik. Bakat kinestetik ini jika disalurkan pada arah yang tepat maka bisa menjadi sebuah prestasi. Lihat saja para pemain bola, pemain basket petinju atau olahragawan lainnya. Itu semua contoh orang-orang yang berprestasi dengan memiliki bakat kinestetik atau gerak tubuh.

Selain perilaku yang aktif, mungkin sebagian anak sering menunjukkan perilaku lainnya yang menunjukkan bakatnya seperti ada anak yang suka corat coret atau ada anak yang suka membongkar pasang sesuatu, atau ada anak yang suka bicara sendiri seolah-olah ia sedang bermain peran, ada juga anak yang suka menyanyi bahkan ia dengan mudah menciptakan sebuah music dar benda-benda sekitarnya.

Mungkin anak tersbut sedang menunjukkan bakatnya dibidang seni. Seni merupakan suatu bakat yang jika dikembangkan maka anak juga bisa berprestasi. Bakat seni juga banyak, ada seni tari, seni music, seni lukis dan seni pahat. Masing-masing senin tersebut akan terlihat dengan perilaku yang berbeda-beda. Misalnya bakat seni tari, akan ditunjukkan dengan kemampuan menari atau mengikuti gerak tarian orang lain. Seni music yang ditunjukkan dengan kemampuan menyanyi atau bermain musik. Seni lukis yang biasanya ditunjukkan dengan kemampuan menggambar dan mewarnai dan seni pahat yang ditunjukkan dengan kemampuan membentuk sesuatu benda menjadi satu bentuk yang indah.

Anak yang suka bergaul, mudah diterima oleh banyak orang, mampu berkomunikasi dengan orang lain dan luwes juga menunjukkan bahwasanya anak tersebut memiliki bakat sosial. Jika bakat sosial anak ini dikembangkan juga bisa menghasilkan suatu prestasi. Bahkan ada beberapa pekerjaan tertentu yang memang membutuhkan bakat sosial seperti ini, misalnya pekerjaan di bidang humas, motivator, guru, pengacara dan beberapa bidang yang memamg membutuhkan keahlian dalam berkomunikasi dan berhubungan sosial.
Begitu banya bakat yang jika digali dan dikembangkan bisa mendatangkan manfaat yang luar biasa, bahkan bakat apapun yang ditunjukkan jika dikembangkan dan dilatih justru akan menjadi sebuah prestasi yang membanggakan. Bukan hanya bagi anak sendiri, namun juga menjadi kebanggaan bagi orangtua, bangsa dan negara. Jadi sudah tahuka Anda bakat anak Anda?

25°C

Medan, Sumatera Utara

Mostly Cloudy

Humidity: 90%

Wind: 9.66 km/h

  • 22 Oct 2018 29°C 22°C
  • 23 Oct 2018 28°C 22°C

Banner 468 x 60 px