Log in

Akhirnya, Dishub Kembalikan Bus Sekolah Blang Pandak


Sekda Pidie Diberi Acungan Jempol oleh Warga Tangse

Sigli,Aceh-andalas  Camat Tangse, Ir Jakfar membenarkan jika bus sekolah untuk anak sekolah di Desa Blang Pandak yang ditarik pihak Dinas Perhubungan Pidie sudah dikembalikan. Kini, bus tersebut sekarang ini berada di kantornya.

"Saya, hanya menerima bus Selasa (19/9) dan sudah mengadakan rapat khusus dengan Kapolsek dan Danramil menyangkut untuk dioperasikan bus sekolah tersebut, sehingga siswa di Desa Blang Pandak dapat bersekolah lagi ke Tangse," sebut Camat Jakfar di ruang kerjanya, Selasa siang kemarin.

Disebutkan, persoalan bus sekolah tersebut sempat membuat dirinya disalahkan oleh Sekretaris Dishub Pidie, tidak mampu membayar PAD. Padahal, pihak kecamatan bukan pengelola bus sekolah. Hanya, mengetahui adanya empat bus sekolah yang beroperasi di Tangse.

Dalam keterangannya, Camat Jakfar menyebutkan, pihaknya sudah pernah memanggil supir bus sekolah Desa Blang Pandak, Said Husein untuk diminta penjelasannya menyangkut tidak disetornya PAD ke Dishub Pidie.

Menyangkut persoalan tersebut, Said Husein menyebutkan, pihaknya tidak sanggup membayar PAD sebesar Rp 13 juta lebih. Karena pendapatan sehari hanya Rp 160 ribu kotor, belum isi bensin, makan pagi dan siang bersama kernet satu orang, atau tinggal penghasilan bersih satu hari Rp 70 ribu. Uang tersebut, dibagi dengan kernetnya.

Lebih lanjut, sebut Camat Jakfar, supir bus sekolah Blang Pandak dan kernetnya mengaku kepada pihak kecamatan selama 13 bulan lebih tidak pernah menerima gaji dan bantuan bensin dari Dishub. Jelasnya, mereka melakukan pengabdian untuk warga desanya.

Camat Jakfar juga menyatakan sangat merasa prihatin dengan penarikan bus sekolah Desa Blang Pandak, Pasalnya, jalan desa tersebut sangat memprihatinkan atau dalam kondisi rusak parah dan sangat jauh.

Diakuinya, pihak Dishub seharusnya tahu dengan bus bantuan pihak ke tiga itu. Dan, jangan menagih PAD pada camat, karena ada tiga bus sekolah lainnya di Tangse tidak menyetor PAD ke Kantor Camat.

Pengembalian bus sekolah tersebut, menurut Camat Tangse juga ada syaratnya atau sepekan kemudian pihak Dishub akan membuat SK untuk supir bus sekolah Desa Blang Pandak, mungkin supirnya diganti atau akan digaji besar.

Sempat Dikecam Keras

Sehari sebelum pengembalian bus sekolah tersebut, pihak DPRK Pidie dalam sidang LKPJ Bupati Pidie, priode 2012 - 2017, Senin (18/9) pagi sempat melontarkan berbagai kritikan dan kecaman terhadap penarikan bus sekolah Desa Blang Pandak.

Ketua Komisi B, Anwar Husein S.Pd.i menyebutkan, jika penarikan bus sekolah tersebut adalah perbuatan yang tidak manusiawi pemerintah setempat terhadap siswa sekolah. "Jangan bermain politik, sehingga korban anak sekolah, mereka generasi bangsa," sebut  Ketua Komisi B DPRK Pidie bernada keras.

Kepada Sekda Haji Amiruddin, SE M.Si, Ketua Komisi B, Anwar Husein minta bus sekolah Desa Blang Pandak segera dikembalikan. "Jangan bicara soal PAD dengan supir atau kernet, hendaknya dengan kami di DPR," tegasnya.

Sementara Sekda Amiruddin, segera memerintahkan pihak.Dishub mengantar bus sekolah tersebut ke Desa Blang Pandak, soalnys sangat dibutuhkan puluhan siswa SMA, MAN yang sekolah di Tangse.

Sikap tegas Sekda setelah mendapat kecaman keras DPR setempat patut.diberi ancungan jempol dan salud atas kearifannya. Pemimpin seperti.ini, sangat dibutuhkan oleh rakyat," papar warga Tangse kepada andalas kemarin di ibukota yang beriklim sejuk dan dingin itu. (dhian)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

27°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 80%

Wind: 6.44 km/h

  • 20 Oct 2017 31°C 22°C
  • 21 Oct 2017 30°C 23°C

Banner 468 x 60 px