Log in

56 OPD Pemkab Asel Ikuti Workshop Manajemen Risiko

Sekdakab Aceh Selatan H Nasjuddin menyampaikan arahannya dalam acara pembukaan Workshop Manajemen Risiko dan Penyusunan Rencana Tindak Pengendalian (RTP). Sekdakab Aceh Selatan H Nasjuddin menyampaikan arahannya dalam acara pembukaan Workshop Manajemen Risiko dan Penyusunan Rencana Tindak Pengendalian (RTP).

Tapaktuan-andalas Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan memfasilitasi kegiatan Workshop tentang Manajemen Risiko dan Penyusunan Rencana Tindak Pengendalian (RTP) di Lantai III Aula Bappeda setempat.

Kegiatan yang difasilitasi Inspektorat bekerja sama dengan BPKP Perwakilan Aceh diikuti 56 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau 180 peserta lingkup Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan (Asel), selama tiga hari, Kamis, 14 hingga Sabtu 16 November 2019.

Sekda H Nasjuddin pada pembukaan kegiatan workshop menyampaikan melalui dokumen RTP dapat diperoleh keyakinan yang memadai bahwa tujuan pembangunan jangka menengah Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan yang telah ditetapkan dapat tercapai.

“Sebab dokumen RTP berisi gambaran dari efektifitas, struktur, kebijakan, dan prosedur organisasi dalam mengendalikan risiko, perbaikan dan pengendalian yang ada serta pengkomunikasian dan pemantauan pelaksanaan perbaikannya,” kata Sekda.  

Diharapkan nantinya, sambung dia, RTP dimaksudkan untuk memberikan acuan bagi pimpinan OPD dan juga para pegawai dalam rangka membangun pengendalian yang diperlukan guna mencegah penyimpangan atau mempercepat keberhasilan pencapaian tujuan, sehingga dapat menunjang pencapaian tujuan pembangunan Kabupaten Aceh Selatan Hebat.

Sementara itu pihak Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh yang diwakili Korwas JFA bidang APD 2 Rohmad Basuki Ak MM menekankan pelaksanaan Workshop Manajemen Risiko dan Penyusunan RTP ini sebagi upaya peningkatan maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

“Kami berharap setelah pelaksanaan workshop Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dalam hal ini Inspektorat mampu memfasilitasi penyusunan RTP OPD dan melalukan pemantauan tingkat lanjut guna peningkatan kualitas sistem pengendalian intern dan keandalan penyelenggaraan fungsi pengawasan intern dalam rangka mewujudkan kesejahteraan rakyat,” pinta Rohmad.

Sebagai keynote speaker Inspektur Kabupaten Aceh Selatan Drs H Rasyidin menyampaikan pada tahun 2018 Inspektorat Aceh Selatan telah memfasilitasi Diklat RTP kepada 11 OPD dan telah dievaluasi RTP tersebut dalam PBR.

“Maka tahun ini kami harapkan semua OPD dapat menyusun dokumen RTP-nya yang dapat dipahami dan dikendalikan oleh Kepala OPD beserta jajarannya, karena kami Inspektorat akan melakukan monitoring setiap triwulannya,” ujar Rasyidin.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana H Aka Mulyadi SSi mengatakan, kegiatan workshop menghadirkan narasumber dari BPKP Perwakilan Aceh sebanyak empat orang dibantu oleh para auditor Inspektorat Kabupaten Aceh Selatan.

“Mereka memaparkan teknis mengindentifikasi risiko pada masing-masing OPD, sekaligus membimbing dan memandu peserta untuk menyusun RTP atas risiko-risiko tersebut,” kata Aka yang juga Sekretaris Inspektorat kepada andalas melalui pers rilisnya, Sabtu (16/11).

Menurutnya, worshop dibagi dalam 5 sesi latihan, yaitu 4 jam latihan (jamlat) Overview Risiko, 6 jamlat Identifikasi Risiko, 6 jamlat Analisis Risiko, 4 jamlat Penyusunan RTP dan Peta Risiko, serta 4 jamlat Penyusunan Laporan RTP. (HSP)

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 11.27 km/h

  • 04 Jan 2019 29°C 21°C
  • 05 Jan 2019 31°C 21°C

Banner 468 x 60 px