Logo
Print this page

400 Santri Gayo Lues Studi Banding ke Kota Siantar

Bupati Gayo Lues HM Amru foto bersama dengan santri dan pimpinan pondok pesantren saat pelepasan 400 santri studi banding. Bupati Gayo Lues HM Amru foto bersama dengan santri dan pimpinan pondok pesantren saat pelepasan 400 santri studi banding.

Blangkejeren-andalas Sebanyak 400 santri dari dua pondok pesantren di Kabupaten Gayo Lues diundang studi banding sekaligus menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah ke Pondok Pesantren Darussalam Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara.

Keberangkatan rombongan santri dari Pondok Pesantren Raudhatul Quran dan Raudhatul Jihad bersama sejumlah ustaz pendamping tersebut dilepas Bupati Gayo Lues HM Amru dari depan Pendopo Bupati di Blangkejeren, Jumat (8/11).

Studi banding ini selain bertujuan menjalin silaturahmi juga untuk saling bertukar ilmu supaya pengelolaan pondok pesantren di Gayo Lues bisa lebih baik lagi di masa yang akan datang.

Kepada rombongan santri dan para ustaz pendamping mengikuti studi banding tersebut, Bupati berpesan agar senantiasa menunjukkan tata krama dan menjaga nama baik Gayo Lues sebagai Negeri Seribu Hafiz selama berada di Pesantren Darussalam Pematang Siantar.

"Kita harus menunjukkan kebaikan saat berada di tempat orang. Jangan sesekali menunjukkan ketidakbaikan karena hal itu bisa merusak diri sendiri, orang lain, dan nama kabupaten kita yang kita cintai ini," katanya.

Bupati juga mengingatkan santri yang berangkat studi banding jangan merokok dan berkeliaran saat waktu salat tiba, sebab hal itu akan menimbulkan imej yang tidak baik, bahkan bisa merusak nama baik santri pondok pesantren Kabupaten Gayo Lues.

"Santri, ustaz, dan ustazah yang berangkat harus belajar dari pengalaman mereka di sana. Apa yang kira-kira baik terapkanlah di pesantren kita ini, sehingga pesantren kita juga bisa lebih baik lagi ke depannya," pintanya.

Bupati mewakili masyarakat Gayo Lues juga berdoa agar semua anggota rombongan studi banding selamat sampai ke tujuan, bisa belajar dengan baik di pondok pesantren yang dituju, dan setelah pulang bisa menambah wawasan dan ilmu dunia-akhirat yang nantinya bisa diajarkan kepada masyarakat Gayo Lues.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues selama di bawah kepemimpinan Bupati HM Amru dan Wakil Bupati H Said Sani sangat gencar menggerakkan pondok pesantren untuk menciptakan 1.000 hafiz, di samping program andalan lainnya seperti menekan angka kemiskinan, menekan angka kebodohan, dan menekan angka kemaksiatan. (NUAR)

PT. STAR MEDIA INTERNUSA
JL. TENGKU AMIR HAMZAH KOMP RUKO GRIYA RIATUR INDAH 182, 184, 186 - MEDAN - 20124 - SUMATERA UTARA - INDONESIA.
Email : berita.andalas@googlemail.com © 2013 - 2014 harianandalas.com - All Rights Reserved.
IKLAN ONLINE | REDAKSI

http://kpkpos.com http://bursaandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com http://harianandalas.com