Log in

24 Camat di Aceh Timur Ikuti Bimtek Paten

Drs. Faisal, M.AP selaku Kepala Bagian Pemerintahan pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Timur sedang memberikan pelaporan ketika berlangsung Acara Bimbingan Teknis Petugas Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) kepada para Camat dan para Kasi yang membidangi permasalahan tersebut di Kecamatan. Drs. Faisal, M.AP selaku Kepala Bagian Pemerintahan pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Timur sedang memberikan pelaporan ketika berlangsung Acara Bimbingan Teknis Petugas Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) kepada para Camat dan para Kasi yang membidangi permasalahan tersebut di Kecamatan.

Aceh Timur-andalas Pelimpahan sebagian kewenangan Bupati dan Wali Kota kepada para camat di setiap daerah sesungguhnya merupakan hal yang mendesak untuk dilakukan agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan dengan baik. Apalagi jika hal tersebut dikaitkan dengan pelaksanaan program Paten (Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan) seperti diatur dalam Permendagri No 4 Tahun 2010 tentang Pedoman Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan, di mana seluruh Kecamatan sudah harus menerapkan program tersebut pada tahun 2015.

Hal tersebut dikatakan Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H. M. Thaib melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Drs. M. Yasin ketika membuka acara Bimbingan Teknis Petugas Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) dalam Kabupaten Aceh Timur Tahun 2018, di Aula gedung Serba Guna  Pendopo Bupati Aceh Timur, Rabu (5/9).

Dijelaskannya, dengan menyerahkan kewenangan penyelenggaraan pelayanan kepada daerah, Pemerintah berharap pelayanan publik akan menjadi lebih responsif atau tanggap terhadap dinamika masyarakat di daerahnya.

“Ketika manajemen pelayanan diserahkan ke daerah, kesempatan warga untuk ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan pelayanan seharusnya menjadi semakin terbuka. Warga harus dapat dengan lebih mudah mengawasi jalannya penyelenggaraan pelayanan. Mereka harus dapat menyampaikan aspirasinya (local voice) kepada rezim pelayanan,” katanaya.

Karenanya, kata bupati, mekanisme penyampaian keluhan harus dikembangkan di setiap satuan birokrasi pelayanan dan birokrasi wajib menindaklanjuti keluhan yang disampaikan warga penggunanya.

Sementara itu Kabag Bagian Pemerintahan Sedtakab Aceh Timur, Drs. Faisal, M.AP dalam laporannya mengatakan, kegiatan Bimtek Paten bertujuan untuk meningkatkan kualitas  sumberdaya aparatur di Kecamatan  dalam rangka  mewujudkan Kecamatan sebagai pusat pelayanan  masyarakat dan menjadi simpul pelayanan  serta mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sebagaimana yang diatur dalam peraturan menteri dalam negeri nomor 4 tahun 2010 tentang Pedoman Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan.

Kegiatan Bimtek Paten yang dilaksanakan selama dua hari (5-6 September 2018) itu diikuti sebanyak 72 peserta terdiri dari 24 camat danselebih  kasi yang membidangi masalah tersebut.

“Melalui bimtek ini diharapkan dapat mendukung dan membantu Penyelenggaraan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan atau Paten. Kami harapkan peserta mengikuti kegiatan bimtek ini dengan tekun, dan motivasi yang tinggi,” pungkasnya. (Mad)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

22°C

Medan, Sumatera Utara

Cloudy

Humidity: 95%

Wind: 6.44 km/h

  • 22 Sep 2018 27°C 22°C
  • 23 Sep 2018 30°C 21°C

Banner 468 x 60 px