Wednesday
May 22nd
Home Berita Utama Panen Hortikultura di Kebun 'Hutan Beton'

Panen Hortikultura di Kebun 'Hutan Beton'

Medan-@harianandalas Menteri Pertanian Suswono bersama Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho dan Wali Kota Medan, memanen berbagai komoditas hortikultura di arena Pekan Flori dan Flora Nasional (PF2N) 2012 di Medan, Rabu (20/6).

Tidak ketinggalan istri Mentan Ny Mieke Suswono, istri Plt Gubsu Ny Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho, istri Wali Kota Medan Ny Yusra Siregar Rahudman Harahap serta para tamu penting lainnya ikut memanen di kebun seluas kurang lebih satu hektare tersebut.

Wajah-wajah mereka tampak ceria dan bersemangat memetik satu demi satu buah maupun sayuran yang tampak lebat dan segar. Kepada pengunjung Mentan, Plt Gubsu, dan Wali Kota Medan dengan bangga menunjukkan buah maupun sayuran yang baru mereka panen.

Kebun hortikultura ini terbilang unik karena berada persis di tengah-tengah 'hutan beton' yang merupakan areal eks Taman Ria Medan, Jalan Gatot Subroto. Tidak jauh dari situ terdapat gedung pusat perbelanjaan Plaza Medan Fair dan bangunan-bangunan ruko bertingkat.

Banyak pengunjung yang terkejut dan dibuat terkagum-kagum karena baru mengetahui ternyata di areal itu ada kebun hortikultura. Berbagai jenis tanaman hortikultura ternyata bisa juga tumbuh subur dan menghasilkan buah maupun sayuran yang cukup lebat dan melimpah di areal yang lama dibiarkan ditumbuhi semak belukar itu.

Ada cabai, melon, tomat, labu, jagung, sawi, bayam, dan banyak lagi, semuanya segar dan bagus. Saat berada di tempat itu, pengunjung seolah seperti sedang berada di pedesaan saja.

Mentan Suswono saat membuka secara resmi PF2N 2012 dalam sambutannya berharapkan PF2N dapat menjadi ajang promosi nasional yang bertaraf internasional untuk mempromosikan aneka produk hortikultura dan potensi hortikultura nasional kepada khalayak umum.

“Melalui PF2N 2012 ini, saya berharap hortikultura Indonesia dapat berperan mendukung terwujudnya masyarakat Indonesia 2020 yang berperan dalam perkembangan green economy. Di samping itu ikut aktif menjadikan Indonesia Hijau dan lingkungan yang lestari,” kata Suswono.

Suswono mengatakan, PF2N merupakan momentum istimewa bagi pelaku bisnis hortikultura untuk meningkatkan daya saing produk hortikultura nusantara sehingga menjadi salah satu pilar perekonomian yang kokoh. Salah satu keunggulan produk hortikultura nusantara adalah keunikan dan keragamannya sehingga diminati pasar dalam negeri dan luar negeri.

“Keunggulan dan keunikan produk hortikultura ini harus terus kita kembangkan dan mempromosikannya kepada dunia usaha maupun khalayak umum. Sebab, faktanya keunggulan dan keunikan produk hortikultura nusantara ini belum dikenal masyarakat luas. Untuk itu melalui event ini dapat meningkatkan citra dan apresiasi terhadap produk hortikultura nusantara,” ujarnya.

Dengan melakukan promosi secara terus menerus, menurut Suswono, investor di bidang hortikultura akan semakin bertambah. Karena itu, PF2N merupakan forum investasi, konsultasi dan kontak bisnis bagi para pelaku usaha komiditi, akademisi, pemerhati, dan pecinta hortikultura. “PF2N ini kita harapkan mampu menumbuhkan sinergi dan jaringan kerja yang semakin luas,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Mentan juga mengingatkan bahwa konsumen membutuhkan produk yang berkualitas. Karena itu apabila pelaku bisnis hortikultura merasa kurang puas, jangan segan-segan untuk mendatangi Dinas Pertanian di daerahnya masing-masing.

“Kementerian Pertanian juga tidak akan henti-hentinya untuk mengawal upaya pemberdayaan para petani hortikultura agar dapat meningkatkan mutu dan kualitas produk, baik untuk konsumsi domestik maupun ekspor,” tandasnya.

Sementara itu, Direktorat Jendral Hortikultura Kementerian Pertanian Hasanuddin Ibrahim selaku Ketua Panitia P2FN  2012 menjelaskan, event ini digelar dalam rangka mempromosikan produk hortikultura nusantara untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan petani.

PF2N ke 5 tahun 2012 yang digelar mulai 18-24 Juni hasil kerja sama Kementerian Pertanian dengan Pemerintah Provinsi Sumut dan Pemerintah Kota Medan. Event ini mengusung tema Hortikultura Inovatif dan Kreatif Menuju Sehat dalam Lingkungan Lestari.

“Selain momentum istimewa bagi pelaku bisnis hortikultura, PF2N ini juga sekaligus mendukung Visit Medan Year 2012 serta bersamaan dengan ulang tahun ke 422 Kota Medan,” kata Hasanuddin.

Wali Kota Medan Rahudman Harahap mengakui PF2N memiliki makna strategis karena menjadi salah satu wahana untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan berbagai potensi dan produk-produk pertanian, khususnya hortikultura secara nasional.

“Melalui semangat keberhasilan meraih penghargaan Adipura, Kota Medan juga diberi kesempatan sebagai tuan rumah PF2N. Karenanya, semua daerah harus bersinergi guna membangun industri hortikultura yang berdaya saing,” kata Rahudman.

Dijelaskan, peserta yang berparitispasi dalam event ini adalah para pelaku usaha dan komunitas sektor pertanian, khususnya hortikultura dari seluruh Indonesia dan negara-negara tetangga, perbankan, asuransi, perguruan tinggi serta lembaga di bidang hortikultura.

“Kita harapkan event ini mampu mencapai sasaran yakitu meningkatnya citra dan apresiasi masyarakat terhadap produk-produk hortikultura nasional dan daerah,” harapnya.

Acara pembukaan PF2N turut dihadiri Plt Gubsu Gatot Pujonugroho, Wakil Gubernur Yogyakarta KGPAA Pakualam IX, Anggota DPD RI Dr Rahmat Shah dan Parlindungan Purba, Anggota Komisi IV DPR RI J Nainggolan, Ketua DPRD Medan H Amiruddin, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Sumut dan Kota Medan, Ketua TP PKK Sumut dan Kota Medan, serta sejumlah undangan lainnya.


Related news items:
Newer news items:
Older news items: