Log in

Haji Anif Luncurkan Buku Biografi di HUT ke-78


Medan-andalas Tokoh Sumatera Utara yang juga pengusaha sukses Haji Anif merasa terharu dan bersyukur atas kehadiran seluruh keluarga, kerabat, dan sahabatnya dalam acara peringatan hari ulang tahun ke-78 dirinya, Kamis (23/3) malam di Hotel JW Marriot Medan. "Kehidupan yang paling berharga adalah persahabatan. Kehadiran sabahat dan saudara selalu mendatangkan suka cita dan penuh harapan kepada Allah SWT akan keberkahan bagi hidup kita. Saya ucapkan terima kasih sudah meluangkan waktu ke acara saya ini," kata Haji Anif saat memberi sambutan. Menurutnya, acara ulang tahun sekaligus peluncuran buku biografinya berjudul "Hidup Ikhlas Tanpa Tipu Muslihat" tersebut, sebagai bentuk pelajaran kepada keluarga besarnya, yang menunjukkan bahwa mengarungi kehidupan penuh dengan perjuangan, kerja keras, dan kejujuran.

"Allah SWT tidak akan mengubah nasib suatu kaum kalau kaumnya sendiri tidak mengubahnya. Buku ini tentu mengisahkan perjalanan saya dan keluarga saya. Dalam buku ini diungkap bahwa kami juga pernah berada dalam garis kemiskinan. Tetapi atas karunia Allah SWT sedikit demi sedikit kehidupan kami mengalami perubahan," terangnya. "Terima kasih kepada semua pihak yang telah menyiapkan acara ini dengan baik. Dan sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas kedatangan para hadiri dan tamu undangan," pungkas pria yang memiliki 9 anak, 27 cucu, dan 5 cicit itu. Penulis buku biografi Haji Anif, Toga Nainggolan mengungkapkan, ide untuk menulis kisah hidup Haji Anif muncul begitu saja. Peluncuran buku biografi ini menurutnya salah satu bukti bahwa dalam hidup tidak ada yang tidak mungkin dicapai oleh seorang manusia. "Proses penulisan buku ini disusun selama 10 tahun," kata Toga.

Toga sedikit menceritakan awal sebelum penulisan buku biografi Haji Anif ini dimulai. "Pak Anif berkeinginan agar kisah hidupnya yang penuh warna, bisa diwariskan kepada anak dan cucunya. Tidak perlu dicetak banyak-banyak, terbatas untuk keluarga saya saja untuk mereka baca dan ambil pelajaran, terutama saat saya nanti sudah meninggalkan mereka," ucap Toga menirukan ucapan Haji Anif kala itu. "Beliau juga katakan agar memotret dirinya dengan sebenar-benarnya. Tidak hanya komentar positif juga negatif. Kalau yang berbau dan mengarah ke fitnah, bisa dikonfirmasikan ke dirinya," tambah Toga yang sehari-hari bekerja sebagai wartawan media lokal di Medan. Buku berjudul "Hidup Ikhlas Tanpa Tipu Muslihat" ini, menurut Toga, sangat layak dijadikan sumber inspirasi, anutan, dan acuan bagaimana seharusnya menjadi manusia, manusia sesungguhnya tidak saja bisa mengatasi persoalan dan meningkatkan taraf kehidupannya sendiri tetapi juga membantu orang lain untuk memperbaiki kualitas kehidupan mereka.

"Justru karena itu saya kurang sependapat jika kisah yang pasti penuh dengan inspirasi itu dijadikan warisan ekslusif kepada anak dan cucunya. Jika diterbitkan menjadi sebuah buku, tentu saja akan lebih banyak orang berpeluang mendapat inspirasi," katanya. Turut hadir dalam acara itu mantan Wapres ke-6 RI Try Sutrisno, mantan Menteri Penerangan Harmoko, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin, Ketua BPK Ari Azhar Aziz, Pangkostrad Edy Rahmayadi, unsur muspida plus, Kasdam I/BB, para bupati dan wali kota se-Sumut. (BEN/REL)

Beri Komentar Anda

Wajib isi yang bertanda asterik (*). Kode HTML tidak diperbolehkan.

22°C

Medan, Sumatera Utara

Mostly Cloudy

Humidity: 98%

Wind: 6.44 km/h

  • 20 Sep 2017 30°C 22°C
  • 21 Sep 2017 29°C 23°C

Banner 468 x 60 px